Berita Klaten

Dianggap Sepelekan Perda Nomer 15 Tahun 2011, Satpol PP Klaten Segel Pembangunan Ruko Berlantai Tiga Di Desa Ngalas

KLATEN. |] PojokKlaten.com – Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Pemkab Klaten, Joko Hendrawan menegaskan, Pemkab Klaten akan senantiasa akan konsisten melakukan tindakan penegakan Peraturan Daerah yang berlaku di wilayah kabupaten Klaten.

Hal ini dungkapkan Joko Hendrawan terkait penyegelan terhadap sebuah bangunan berlantai tiga di dukuh Bangilan desa Ngalas kecamatan Klaten Selatan hari Kamis (20/5) kemarin.

Dijelaskan Joko Hendrawan, sebenarnya bangunan itu sudah berdiri sejak tahun 2019, sejak dirinya masih menjabat sebagai Camat Klaten Selatan namun sejak awal pemilik bangunan yang diketahui sebagai warga dukuh Bangilan desa Ngalas yang bernama Bagyo tersebut belum pernah mengajukan ijin pengeringan lahan maupun ijin mendirikan bangunan kepada Pemerintah Kabupaten Klaten.

Kepala Desa Ngalas, Edy Riyanto membenarkan saat dikonfirmasi perihal penyegelan atas bangunan berlantai tiga disebelah kantor desa Ngalas tersebut.
Bahkan, Edy Riyanto mengungkapkan, sebenarnya sejak awal Pemdes Ngalas sudah berusaha memanggil pemilik bangunan tersebut untuk diminta mengurus perijinannya.

Tetapi ternyata yang bersangkutan (Bagyo) sedang bekerja di Kalimantan dan menyuruh salah satu kerabatnya untuk menemui Kepala Desa Ngalas.

Dan kerabat Bagyo itiu pun mengaku hanya “dipasrahi” ( diberi wewenang) untuk membangun dan membayar tukang saja. Dia tidak tahu menahu soal perijinannya.
Karena berkali kali dipanggil untuk mengurus perijjnan selalu mengabaikan dan terkesan menyepelekan Perda Kabupaten Klaten no 15 tahun 2011 terkait Ijin Mendirikan Bangunan (IMB) kemudian Kepala Desa melaporkanya ke Kantor Satuan Polisi Pamong Praja Pemkab Klaten.

“Pemilik terkesan menyepelekan Perda nomer 15 tahun 2011terkait IMB dengan tetap nekat melanjutkan proses pembangunan ruko tersebut. Maka kami laporkan ke Satpol PP, apalagi Kepala Satpol PP saat ini adalah pak Joko Hendrawan yang tahu persis permasalahannya…” ujar Edy Riyanto.

Dengan sudah disegelnya bangunan tersebiut oleh Satpol PP, saya berharap pemlik bangunan segera memproses perijinannya…” ujar Edy Riyanto. (Sarjana)

Bagikan berita ini di:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *